Untuk Dia dan dia

Pernah satu hari..

Gue : ‘dosa tau itu’
Dia : ‘iya kamu, aku enggak’
Gue : ‘Tuhan kita sama’
Dia : ‘Tapi cara kita beda’

Kali lain..
Gue :  ‘ Kalo nanti suatu saat kamu nemu orang yang seagama sama kamu, aku rela’

         Setelah hari-hari itu, gue berpikir kalau suatu kesan emang gabisa diitung dari waktu, belum tentu yang sebentar itu gak berkesan, dan sebaliknya. Semua orang yang ada di hidup kita atau pernah ada, pasti punya kesan tersendiri buat kita dan dia sangat berkesan buat gue. Mungkin orang lain, nggak tau seberapa berkesannya mereka di hidup kita dan sebaliknya. Mungkin dia juga nggak akan pernah tau.

         Banyak hal yg pengen gue ceritain di sini rasanya, tentang dia. Mungkin dalam satu tahun ini, dia salah satu orang yang paling berpengaruh di hidup gue. Sadar atau nggak, banyak pola pikirnya yang mempengaruhi pola pikir gue, banyak kritiknya yang ngubah sikap gue. Dia mungkin gatau sejak dia bilang gue ke kampus lebih baik pake celana bahan yang lebih skinny ketimbang celana bahan lebar, gue ngecilin celana-celana kuliah gue ke tukang jahit, konyol sih.. tp emang setelah gue liat-liat lebih konyol lagi kalo gue masih terus-terusan pake celana bahan ala ibu-ibu kantoran yang ngebuat gue terlihat tenggelam dan semakin kurus.

          Gue awalnya nggak pernah serapih ini. Sekarang, kamar gue harus selalu benar-benar tertata rapi sebelum gue tinggalin, atau saat gue ada di kamar, ya intinya harus selalu rapi. Dia selalu ngajarin gue buat rapi, nggak secara langsung sih, tapi keliatan dari cara ngomongnya waktu gue terlihat nggak rapi. Gue nggak pernah ngerti juga kenapa dia selalu punya uang buat beli macem-macem, sedangkan gue selalu aja ngeluh gak punya duit, gue inget waktu itu malem hari di tengah lapangan alun-alun selatan gue dan dia duduk buat sekedar ngobrol, dan yang diomongin adalah tentang gimana cara ngatur keuangan hidup gue. Gue masih inget jumlah pengeluaran minimal yang sebenernya bisa gue terapkan setiap bulannya.

          Bagi gue dia seorang yang tau apa yang dia mau, gue baru pertama kali ketemu orang yang punya bucket list buat hidupnya. Dia orang yang pemikirannya mungkin susah dimengerti orang, orang yang susah ditebak. Ada satu hal yang paling berpengaruh buat hidup gue, sebelum hari-hari itu, gue selalu menjadi orang yang rada tong kosong nyaring bunyinya, gue suka menyampaikan ide, keinginan tapi gak disertai usaha yang cukup buat merealisasikannya. Suatu hari waktu gue menceritakan kalo gue mau ngelakuin ini itu panjang lebar, dia cuma menanggapi dua kata, “Do it!”

          Berkali-kali dia selalu mengesankan kalo dia gamau gue cuma bisanya pengen-pengenan doang tapi nggak dilakuin. Dan itu sedikit banyak berpengaruh buat gue. Sekarang gue selalu mengungkapkan kalo gue ingin sesuatu tapi gue selalu mikir gimana caranya biar terealisasikan, gimana caranya itu beneran bisa kewujud.

          Gue selalu bangga sama dia, bahkan di saat-saat pertama dia jadi NORA (National Officer on Reproductive Health incl.AIDS) CIMSA, dia udah banyak ngebuat perubahan-perubahan, dia ngebuat SCORA mungkin jauh lebih fun dari sebelum-sebelumnya, dia seorang yang bener-bener concern di bidang yang emang udah dia suka, gue selalu inget waktu setelah October Meeting CIMSA, dia senengnya bukan main saat beberapa orang muji SCO session nya yang seru, dan kharismanya dia sbg NORA. Gue biasanya cuma senyum lebar sambil bilang, ‘waa hebat’, yah mungkin lain kali gue harus lebih belajar bersikap empati biar bisa nanggepin kesenangan orang dengan kata-kata yg lebih panjang. Walaupun beberapa orang ngeluhin kalo dia suka rada bossy dan terkesan rada arogan, but trust me, he’s just an ambitious  person yang pengen idealismenya bisa diterapin, and he really appreciate other people’s work dan dia sayang sama orang-orang disekitarnya.

          Gue belajar banyak dari hubungan gue dan dia, belajar bagaimana memandang suatu hal dari sudut yang beda-beda. Belajar bahwa perbedaan nggak selalu benar-benar berarti beda. Bagaimana gue selalu dengerin pandangan dia melalui sudut pandang keyakinannya tanpa mengajak berdebat, dan sebaliknya.

          Sebenernya, lewat kalimat-kalimat ini, gue cuma pengen nyampein terima kasih buat dia. Mungkin, gue ga terlalu berkesan buat dia dan entah kesan apa yang nempel di dia tentang gue, sedikit banyak, gue nggak peduli tentang kesan gue di orang lain. We don’t have to please everyone kan?  Apa yang mau kita lakuin buat seseorang atau orang banyak selagi itu positif dan baik ya lakuin aja.

          Hal terakhir yang gue kasih buat dia cuma sebuah kado natal yang gue buat 5 hari 5 malam saking gue senengnya bisa ngasi kado natal pertama ke orang lain (mungkin kedua,  tapi yg pertama nggak gue itung karna waktu itu gue tuker2an kado natal pas TK dan gue pun lupa ngasi apa) dan sekedar kertas dari departemen of Skills Laboratory yang menyatakan gue diterima sebagai asisten di departemen itu.

           Kalau bukan karna dia yang bener-bener ngeyakinin gue, mungkin gue hanya jadi anak perpustakaan, yang kuliah pulang perpus. Buat jadi Vice Loco CIMSA pun kalau boleh dipersenin 40% itu usaha gue 60% dukungan dia yang ngebuat gue yakin buat maju, dan banyak hal yang gue dapet, gue pelajarin selama 1 tahun gue jadi VLI, dan ngebuat gue lebih percaya kalau gue punya kemampuan buat ngembangin diri gue jauh di batas yang gue pikirin sebelumnya. Gue akhirnya ngajuin buat jadi Media Communication Director CIMSA nasional, di oktober nanti gue bakal presentasi. Sekarang, gue udah sedikit banyak mulai kerja jadi MC team dan bakal numpahin semua ide yang gue punya buat majuin CIMSA lewat bidang ini.

          Gue seneng dia sepertinya udah nemuin seseorang yang bener-bener dia pengen, dia nepatin janji sama gue kalau setelah sama gue, dia bener-bener pengen cari yang keyakinannya sama dan pengen serius sama orang tersebut, gue rasa orang ini, orang yg tepat buat dia. Dan saat dia udah nemuin orang itu, disitu gue percaya cerita gue sama dia akhirnya happy ending, gue selalu berharap dia dapet yang jauuuh lebih baik dari gue buat dia, dan sebaliknya. Mungkin sekarang, dia duluan yang nemuin orang itu. Bagi gue, adil itu hampir nggak pernah berarti sama. Gue sangat senang dengan hidup gue sekarang, mungkin sama senengnya sama dia yang nemuin orang yang dia pengenin, gue mulai bisa nikmatin hidup gue tanpa selalu kebayang tentang dia walaupun untuk ngejalin hubungan lagi, masih banyak yang harus gue perbaikin di diri dan hidup gue. Kayak kata temen gue, buat ngeharepin orang yang lebih baik datang di hidup kita, kita sendiri harus lebih baik dulu. Gue pengen menyambut orang itu nanti dengan diri gue yg terbaik, sekarang banyak hal yang gue pengen lakuin sendiri  dan fokus buat ngebahagiain orang-orang disekitar gue yang gue sayang.

          Pilihan gue buat ngejalanin hubungan sama dia dulu, nggak pernah gue sesalin. Buat gue, benar enggaknya kita dalam memilih sesuatu di hidup kita bukan hanya dari benar nggaknya pilihan kita, tapi gimana cara ngejalanin pilihan kita itu dengan benar.

          Dan untuk Dia, Tuhan yang satu, tidak pernah berhenti ucap syukur ini gue panjatkan, untuk segala waktu dan kesempatan yang Dia kasih untuk gue bisa laluin dengan orang-orang yang tidak terkira.

It’s over

I don’t know exactly why I like the lyric of this song. The title is ‘It’s over’ but in the song it’s written that ‘It’s not over at all’.. I like the words he chose to describe his feeling in this song. It’s like we always suggest ourself to get over some situations but the truth is we don’t feel like we are ready. This song sang by Sondre Lerche. I’ve just sent this lyric to my friend, Briliansy. I think this lyric fits to her situation now but she replied, ‘I have to believe it’s over!’ Hahaha whatever but I like this song! : )

It’s not over at all
You’re just trying to smile
I know perfectly well
Such are things we both know
and we think we should say
just to organize the stains
Systems reveal their construction these days
as we escape to drift further away
We know the stars go out one night
but I can’t tell you anything you wouldn’t know
So nothing has been lost

It’s not over at all
If my thoughts could be here
they’d advise you to leave
It’s not easy, I know
making hard things look small
But we’re dying to try
You have revealed your conclusion by chance
I have replaced you at little expense
We know the stars go out one night
but I can’t think of anything I haven’t told
So, nothing has been lost

When you could use the words reserved for a sad song
You’ll find you’ve spent them up on God and everyone
Like anyone before

It’s not over at all
You’re just trying to smile
I know perfectly well
It’s not over
but oh, if my thoughts could be here
They’d advice you to leave
We will be cold where the lights are all out
but at least we can think without reason or doubt
I don’t know much about this world
but I can tell you one thing as I pass you by
Nothing has been lost

It’s Over – Sondre Lerche

I think, whatever happened in the past, just be optimistic that eventually we’ll realize that sometimes we have to lose something to achieve some things better. Some things we deserve more : )

by Sekar Laras

Santana said, ‘You can make every day the best day of your life’

I'm sorry I forgot to bring camera so I can't show you the real picture when they're performing at JJF 2011

March 4, 2011. Nothing special happened on that day from the sun came up until the clock showed current local time: 7 pm.

It’s Java Jazz Festival (Wikipedia: Jakarta International Java Jazz Festival (JJF) is one of the largest jazz festivals in the world, held in Jakarta, Indonesia). I always wanted to go there since the 2nd Java Jazz Festival held in 2006 but the truth was I’ve never been there until 5 years later. Yesterday, I didn’t even arrange a plan to go there. Well, I don’t have enough money to buy the ticket. My favorite artists who performed yesterday were Corinne Bailey Rae, Sondre Lerche, and Santana as the special performance. It sounds great, right? I feel sorry and I wondering ‘Why didn’t I save some money to buy the ticket before?’

Do you believe in luck? Well, sometimes I do.

6 pm: I wrote that I felt sad I couldn’t see Corinne Bailey Rae performance via Twitter.

7 pm: I got the ticket for free !! including special performance Santana !

I know that I felt overexcited when my close friend (Tirta Sumarsono) told me that his friend has a daily pass for yesterday’s show! and yes, for free!! I went to the venue right after I knew that I got the daily pass.

It’s so crowded but I was alone watching Santana there. I mean, without anyone I knew. I came in when Santana was about to sing ‘Maria-Maria’. I can say that it was a great performance! I remember that Santana said some quotations like “When you are in love everything feels better, tastes better..’ and the most remarkable was:

You can make every day the best day of your life

From the Santana’s stage I go to Sondre Lerche’s in different hall. I love the way he attracted the audience : ) The last but not least was Corinne Bailey Rae! I love her voice. Really! I can’t describe my feeling that day. It’s a lucky day for me. God always has a surprise for us. Trust me. : )

Yesterday was one of the best days of my life. Just like everyday. Every day is a gift.

I almost forget this: Santana also said, “Jakarta, I said who are you? You are light and love”.. oh yes, my hometown, I always wait for the next coming-home time, Jakarta you’re light and love :’)

by Sekar Laras

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.